Lirikan mata merupakan sebuah kalam

Al-Kalam 
 
      kilas, menurut para ahli lughoh, kalam mempunyai beberapa definisi atas tinjaauan dari beberapa sudut pandang. lazimnya, kalam dalam kaidah lughoh yang biasa di sebut ilmu nahwu merupakan sebagian sub dari muqoddimah, karna itu biasanya al-kalam tidak menggunakan kata bab, dengan alasan
  لانه مع اقسمه من المقدمة 
"karena sesungguhnya kalam beserta bagiannya merupakan bagian dari pendahuluan" 
        jika di pandang dari segi bacaan lafadz al-kalam ( ك لا م )  setidaknya bisa berkemungkinan mempunyai tiga cara membacanya.
pertama kata الكلام bisa dibaca dengan di dhomahkan huruf kafnya, di baca al-kulam yang mempunyai arti الارض الصعبة " tanah yang tandus"
kedua الكلام bisa dibaca dengan dikasrohkan huruf kafnya, dibaca al-kilam yang mempunyai arti الجراحات "beberapa bekas luka" 
ketiga الكلام bisa dibaca dengan difathahkan huruf kafnya dibaca al-kalam yang mempunyai arti القول "ucapan"  
       bermula dari bagian ketiga inilah yang nantinya akan terbagi menjadi beberapa sudut pandang. berdasarkan pandangan para ulama, al-kalam di pandang dari lima sudut pandang  seperti terdapat dalam untaian syair
لغوي اصولي فقهي  #  ومتكلم كذا نحوي 
lughoh, fiqih, ahli ushul juga kalam, kelimanya nahwu kalian harus faham.
          Dari syair di atas bahwa secara definisi al-kalam mempunyai lima definisi. 
      Definisi pertama kalam menurut ulama ahli lughoh yaitu; 
كل ما افاد من كتابة او اشارة او عقد او نصب او لسان حال  "setiap sesuatu yang memberi faidah baik itu dari tulisan, isyaroh, sesuatu yang di tancapkan, ikatan atau dari lisan".  pada intinya setiap sesuatu yang memeberi faidah itu di sebut kalam, disini juga ada suatu contoh dari syair yang terdapat pada kitab ibnu 'aqil yang menjelaskan bahwa isyaroh merupakan kalam yang memberi faham.
اشارت بطرف العين خيفة اهلها  #  اشارة محزون ولم تتكلم
فايقنت ان الطرف قد قالت مرحبا  #  واهلا وسهلا بالحبيب المتيم
isyarohnya dengan lirikan mata karena takut kekasihnya, isyarah kesedihan karna tak jdi dengan masa lalunya, 
maka saya merasa yakin bahwa lirikannya merupakan bahasa dia yang mengatakan, akan bahagia jika aku dengan kekasih yang dulu. 😄😄😄😍
        Definisi kalam kedua kalam menurut ulama ahli fiqih yaitu; 
كل ما ابطل الصلاة من حرف مفهم كق من الوقاية وع من الوعاية او حرفين وان لم يفهم "setiap sesuatu yang membatalkan sholat dari satu huruf yang memberi faidah seperti qi dari lafadz wiqoyah dan 'i dari lafadz wi'ayah atau dua huruf walaupun tidah memberi faham (tidak mengandung artu). 
         Definisi ketiga kalam menurut ulama ahli Ushul yaitu; 
اللفظ المنزل على محمد صلى اللّٰه عليه وسلم المعجز ولو باقصر سورة المتعبد بتلاوته "lafad yang diturunkan kepada baginda nabi muhammad SAW. yang mengalahkan musuh walaupun dengan surat yang pendek, dan terhitung ibadah bagi siapa yang membacanya. bukyinya yaitu (القرآن كلام اللّٰه).
    Definisi ke empat kalam menurut ulama ahli mutakallim/tauhid yaitu; 
صفة قديمة قائمة بذاته تعالى ليس بحرف ولاصوة " satu sifat yang dahulu yang abadi pada dzatnya alloh SWT. bukan berupa huruf dan bukan berupa suara". atau ada juaga yang mendefinisikan عبارة عن المعنى القديم القائم بذاته تعالى
         Terakhir definisi kelima kalam menurut ulama ahli nahwu yaitu;
ما اجتمع فيه قيود الاربعة التى هي اللفظ المركب المفيد بالوضع "ucapan yang telah terkumpul qayyid empat yaitu, lafadz, murokkab, mufid dan wadlo' ".
      Penjelasan ini seperti terdapat dalam baitnya syaikh syarofuddin al'imrithi 
" كلامهم لفظ مفيد مسند # والكلمة اللفظ المفيد المفرد "
istilah kalam harus terkumpul syarat empat yaitu lafadz, murokkab, mufidz, dan wadlo'.
       
    Salah satu faidah dari kalam nuhat yaitu; kalam menjadi salahsatu petunjuk atas apa yang ada di dalam hati, 
" ان الكلام لفي الفؤاد وانما # جعل اللسان على الفؤاد دليلا "
sesungguhnya kalam itu berada didalam hati, dan lisanlah yang menjadi penunjuk  atas apa yang ada di dalam hati.



 https://amilmaknawi.blogspot.com/?m=1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syi’ah dan Tafsir Al-Qur’an

Al-Hayyu dan Al-Hayya